Pihak Universitas Indonesia (UI) telah melaporkan kasus hilangnya patung dada Abdulrachman Saleh (Pak Karbol) di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) kepada polisi. Namun, pihak keamanan UI juga melakukan investigasi internal atas hilangnya patung itu.

“Kita sedang mengecek, sedang melakukan investigasi apakah dilakukan oleh orang luar atau ada keterlibatan orang dalam,” ujar Kasubdit Pembinaan Lingkungan Kampus UI Dadan Herwandi, kepada detikcom, Senin (15/2/2010).

Menurut Dadan, ia sedang menyelidiki siapa petugas keamanan yang piket pada saat patung itu hilang. Investigasi itu juga untuk menemukan kronologi hilangnya patung seberat 50 kilogram tersebut dari halaman kampus UI Salemba, Jakarta Pusat.

“Logikanya kalau patung itu diketok-ketok untuk diambil kan pasti kedengeran. Nah kita mau mengecek siapa saja petugas yang berjaga, kan 24 jam itu di sana (Salemba),” imbuh dia.

Hasil investigasi itu, lanjut Dadan, akan dilaporkan kepada pimpinan dan dievaluasi sekitar pukul 14.00 WIB nanti. Patung Pak Karbol hilang pada Kamis (11/2) malam lalu.

Patung ini diresmikan Wapres Jusuf Kalla pada 4 September 2006. Patung ini dibangun atas kerjasama FKUI, TNI AU, dan Radio Republik Indonesia (RRI).

Prof Abdulrachman Saleh lahir di Jakarta 1 Juli 1909 dan dianugerahi gelar pahlawan pada masa Presiden Soeharto. Jasanya di bidang kedokteran dirintis sejak STOVIA, yang kemudian menjadi cikal bakal FKUI. detik